Pameran dan gelar Olahraga Rekreasi Masyarakat Provinsi Jawa Timur

Pameran dan gelar Olahraga Rekreasi Masyarakat Provinsi Jawa Timur

FORMI >> Kegiatan

Pada tanggal 10 Desember 2011 lalu, FORMI menggelar Pameran dan gelar Olahraga Rekreasi Masyarakat Provinsi Jawa Timur.…

More...
Pembukaan arena Youth Action Sport Oleh FORMI dan WIMCYCLE

Pembukaan arena Youth Action Sport Oleh FORMI dan WIMCYCLE

FORMI >> Kegiatan

Pada tanggal 10 Desember 2011 lalu, FORMI dan pihak Menpora meresmikan arena Youth Action Sport (Adrenaline Park - Wimcycle) di…

More...
FORNAS 2011 Berakhir

FORNAS 2011 Berakhir

FORMI >> FORNAS 2011

FORNAS ke-2 harus lebih baik

More...
FORNAS 2011 Dimulai

FORNAS 2011 Dimulai

FORMI >> FORNAS 2011

Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) 2011 secara resmi dibuka oleh Bapak Dr. Andi A. Mallarangeng, Menteri Pemuda dan Olahraga RI,…

More...
FORNAS 2011

FORNAS 2011

FORMI >> FORNAS 2011

Memasyarakatkan Olahraga Rekreasi Melalui FORNAS 2011

More...
TAFISA WWD 2010

TAFISA WWD 2010

Jalan Kaki adalah suatu fenomena massal dan memperoleh tempat yang dominan di dunia kehidupan aktif !

More...
Pengurus Pusat

Pengurus Pusat

Pertemuan pengurus FORMI dan wakil presiden Prof. Dr. Boediono, M.Ec.

More...
Frontpage Slideshow | Copyright © 2006-2010 JoomlaWorks, a business unit of Nuevvo Webware Ltd.

AKTIF

FORMI membangun bangsa melalui olahraga.

Learn More

KOLOM SEKJEN

FORNAS  2011  refleksi kebangkitan olahraga rekreasi Indonesia

Learn more

FORNAS 2011

FORNAS (Festival Olahraga Rekreasi Nasional) 2011 merupakan festival olahraga rekreasi pertama di Indonesia. Diprakarsai oleh Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia dan didukung oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga RI.

Gallery

Frontpage

02
Jan

MENGEMBANGKAN OLAHRAGA TRADISIONAL

Ajang perhelatan olahraga rekreasi-masyarakat telah usai. Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) yang diselenggarakan pada tanggal 6 – 9 Oktober 2011 di Parkir Timur Gelora Bung Karno Jakarta lalu menjadi momentum penting bagi kebangkitan olahraga rekreasi di Indonesia. Selama ini olahraga rekreasi belum mendapatkan posisi yang sejajar dengan olahraga prestasi maupun pendidikan. Padahal potensi dan manfaat dari olahraga rekreasi amat besar. Selain meningkatkan derajat kesehatan dan kebugaran masyarakat,  olahraga rekreasi yang pada dasarnya bersumber dari khasanah kebudayaan masyarakat juga memiliki potensi untuk mengangkat olahraga daerah atau tradisional yang ada di seluruh wilayah Indonesia.

Tidak banyak jenis olahraga tradisional Indonesia yang muncul di permukaan. Beberapa olahraga tradisional yang sudah diketahui secara umum adalah Pencak Silat, Egrang, Bakiak/Terompah, Tarik Tambang, Balap Karung, Karapan Sapi, Gasing, dan Sumpit.  Sementara yang lain seperti Benteng, Galah Asin, Benjang, Langga, Manggurebe, Pacu Jalur, Pathol dan Zawo-Zawo baru dikenal oleh kalangan terbatas, terutama di daerah tempat olahraga itu berasal.  Masih banyak lagi olahraga tradisional di tanah air kita ini yang belum digali dan dikembangkan.

Sudah saatnya masing-masing daerah menggali dan mengembangkan olahraga tradisionalnya. Kenapa penting? Pertama, tentu saja agar olahraga tersebut dapat terus diwariskan kepada generasi selanjutnya sebagai warisan kekayaan budaya bangsa. Jangan sampai warisan tersebut hilang dan musnah.

Kedua, dengan terdokumentasi dan tersosialisasikannya  olahraga tradisional tersebut, maka ia akan dikenal sebagai olahraga yang berasal dari bangsa Indonesia. Hal ini menjadi penting tatkala saat ini Organisasi PBB untuk Pendidikan, Ilmu dan Budaya, UNESCO, mulai mendokumentasikan kebudayaan seluruh negara di dunia sebagai warisan kebudayaan dunia (world heritage).

Ketiga, tentu saja kita boleh berharap bahwa pada suatu hari nanti, beberapa olahraga tradisional Indonesia akan dipertandingkan di ajang olympiade internasional (Olympic Games). Bukankah semua jenis olahraga yang dipertandingkan di olympiade saat ini pada awalnya adalah olahraga tradisional di negara asalnya? Bukan tidak mungkin bila kita serius mengembangkan jenis olahraga tradisional yang kita miliki dapat dipertandingkan di tingkat nasional bahkan internasional.

Maka melalui ajang olahraga rekreasi FORNAS yang nantinya akan diselenggarakan secara rutin ini, dapat menjadi wadah bagi seluruh daerah di Indonesia untuk unjuk gigi memperkenalkan olahraga tradisionalnya. Kami bersyukur bahwa pada FORNAS kemarin beberapa olahraga tradisional sudah dipertandingkan ataupun didemonstrasikan seperti Benjang dari Jawa Barat, Gasing dari Riau dan Sumpit dari Kalimantan Timur serta beberapa olahraga tradisional lainnya seperti pencak silat, tarik tambang, egrang, gebuk bantal, terompah panjang dan dagongan. Kami berharap pada FORNAS-FORNAS mendatang jumlah olahraga tradisional yang berpartisipasi terus meningkat.

Apalagi, Indonesia melalui FORMI berencana akan menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan event olahraga rekreasi tingkat dunia yakni 6th TAFISA World Sport For All Games pada tahun 2016. Disitulah kita sebagai bangsa dituntut untuk menunjukkan identitas kebangsaan kita melalui olahraga tradisional yang kita miliki. Sudah saatnya kita mengembangkan secara professional olahraga tradisional kita masing-masing.

Salam olahraga!

Hayono Isman

EVENT FORMI

FORNAS

logo_op-01

Social Bookmarks

Twitter Facebook flickr RSS-Feed

Contact us

Ruang Annex
<bawah Gedung Kerucut>
Pusat Pengelolaan GBK
Jl. Pintu I, Senayan,
Jakarta Pusat, 10270


Telpon/Fax : 021.57853646